Bismillah,

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejak kemunculannya sekitar 20 tahun yang lalu, internet saat ini telah memberikan kesempatan yang luar biasa bagi manusia untuk berkreasi. Kreasi yang dulunya hanya terbatas pada dunia nyata, sekarang menjadi semakin kompleks dengan adanya dunia baru yaitu dunia maya. Banyak yang hijrah dari dunia nyata (yang terlalu padat dan terbatas) menuju dunia maya. Bahkan orang-orang yang mungkin secara persyaratan susah untuk berkreasi di dunia nyata saat ini, ikut-ikutan juga meramaikan dunia maya tersebut.

Begitu banyak kreasi yang telah diciptakan manusia sehingga kehadirannya tak bisa dipandang dengan sebelah mata. Mulai dari hanya sekedar berbagi pengetahuan, penciptaan teknologi-teknologi, media sosial, hingga bisnis, semuanya dapat dilakukan di dunia baru ini. Dunia yang tanpa batas. Dunia di mana semua orang bisa bertemu dan berkolaborasi tanpa harus menunjukkan visa atau paspor.

Tentunya saat ini manusia tidak bisa langsung memasuki dunia maya tersebut tanpa perantara. Perantara yang dimaksud adalah komputer atau handphone. Saat ini hanya dua teknologi fisik tersebut lah yang mendominasi dan berperan sebagai pintu masuk manusia untuk masuk ke dunia maya, dan bisa dikatakan bahwa pintu masuk yang paling banyak dilalui oleh manusia saat ini adalah handphone.

Satu hal yang membuat saya kagum terhadap fenomena ini adalah banyaknya pencipta-pencipta aplikasi yang dibuat dan ditujukan kepada manusia-manusia dalam mempermudah kegiatan-kegiatan di dunia nyatanya. Kita tahu di perkantoran atau anak kuliahan tidak bisa lepas dari yang namanya Microsoft Office. Dulu kita kesulitan untuk mendapatkan fasilitas ini karena aplikasi ini tidaklah gratis yang akhirnya mungkin sudah 90% dari pengguna aplikasi tersebut adalah hasil bajakan. Namun seiring perkembangan dan persaingan teknologi, muncul lah aplikasi-aplikasi pembanding atau tandingan yang terkadang harganya jauh lebih murah bahkan gratis.

Untuk itu, saya berniat untuk membagikan pengalaman saya bagaimana dengan teknologi yang tercipta di dunia maya tadi dapat kita gunakan untuk membantu permasalahan-permasalahan kita di dunia nyata. Gabungan antara dunia nyata dan dunia maya sangatlah efektif dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produktifitas kita saat ini.

Contoh saja mesin absensi. Dulu untuk mendapatkan sistem absensi digital sidik jari, sebuah perusahaan harus mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah hanya untuk membeli perangkatnya. Namun, saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan aplikasi absen yang bisa di install di masing-masing handphone karyawannya dengan hampir tanpa merogoh kocek sedikit pun.

Dan masih banyak lagi berbagai solusi-solusi lainnya yang ditawarkan. Karena…

Selama masih ada masalah di dunia nyata, maka akan selalu ada solusinya yang diciptakan melalui dunia maya.

(The year of Covid-19 Outbreak)

Yosiro